aku tak bakat dan pintar mengungkapkan semuanya, tapi aku ingin semuanya tahu yang sebenarnya.
awal dari semuanya, disaat pertama kali dia 'Estu' muncul dan mendekat pada ku, dan aku terbuka dengan semua orang yang baik padaku. aku bahagia.
dan disaat itu ada juga orang 'Ghea' yang mendekat padaku, sebelum dia datang dan aku terbuka juga pada orang yang baik.
Estu baik dan perhatian, namun aku biasa. dan juga Ghea baik dan perhatian , dan aku juga biasa.
hari berganti hari dan aku merasa berbeda dari yang biasa menjadi ada rasa, yah Estu lah.
tapi hati berpikir , 'apakah dia bersungguh?' dan aku tak yakin.
namun Estu semakin membuatku yang teristimewa. dan aku larut akannya.
dan Ghea membuatku berpikir, 'ini bukan!' hati bersikeras menyangkal dan berkata bukan!
aku nyaman bersamanya 'Estu' , dia berbeda.
dan berbeda dengan Ghea, hanya biasa.
kebodohanku tak pernah berkata jujur padanya 'Estu' , aku berbohong masih berhubungan dengannya 'Ghea'.
maksud hati ingin pergi dari Ghea tapi aku butuh waktu untuk bicara baik-baik jika kekasihku 'Estu' tak menyukainya.
kekasih? itu dari perhatiannya dan kasih sayangnya yang Estu berikan padaku. tiada hari resmi aku mengikat hubungannya dengannya, disaat aku nyaman bersamanya itulah jawaban dia kekasihku.
yah Estu kekasihku.
tapi setiap Ghea menghubungiku dan disaat dia mendengar suaraku, selalu dia ungkapkan cintanya dan aku merasa 'ini bukan!' . selalu aku menghindar disaat dia ungkapkan seperti itu. dalam hati tak menyukainya.
tak pernah sekali pun mulutku mengucap kata 'sayang' padanya 'Ghea', karena ku tak nyaman.
berbeda dengan kekasihku 'Estu' , tiada hari aku manja padanya.
disaat aku putuskan akhiri secara tiba-tiba dengan Ghea , aku pikir ini yang terbaik karena aku tak ingin membohongi kekasihku 'Estu' . tak mungkin aku hianati dirinya dan selalu sakiti dirinya 'Estu' hanya karena kau masih dihubungi Ghea.
sudah aku ambil putusan! tapi hati merasa bersalah, disaat Ghea marah akan keputusan yang aku ambil.
kebodohan kesekian kalinya yang aku lakukan. aku menghubungi Ghea dan meminta maaf tanpa sepengetahuan Estu. dan aku memang benar-benar bodoh.
sudah berapa kali aku menyakitinya 'Estu' , tak pernah menyadar aku kalau dia 'Estu' benar-benar mencintaiku. disaat temannya berkata sejujurnya padaku. semua tentang dia 'Estu'
ya TUHAN terlalu bodohnya aku, selama ini tak berkata sejujurnya.
tapi memang sejujurnya aku tak ada sedikitpun rasa atau apalah bersamanya 'Ghea'. benar-benar tiada. tak pernah nyaman dengannya.
ini karena aku terlalu baik dengan orang. sesalku!
dan Estu tak pernah lagi mempercayaiku lagi. sungguh tak pernah dia mempercayaiku lagi. aku sungguh-sungguh tak sedikitpun berhubungan dengan Ghea ataupun lelaki lain, kecuali dirinya sendiri.
tepat tanggal 20 September 2010 , jam 15.17 . Estu menghilang dariku, pergi dariku, lenyap dariku dan menjauh dariku.
dan semenjak itu pula hatiku mati untuk selamanya. yah selamanya. tanpanya dan sungguh tanpanya hari-hariku berlalu. sakit, sakit yang mendalam. sangat mendalam.
hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan sampai setahun berlalu. ternyata aku masih tanpanya,,
dia belum juga datang kepadaku dan kembali padaku.
kuat hati tapi apa daya, selalu jatuh kembali dalam keterpurukan tanpanya. selalu begini menangis, menyesal dan menyalahkan diri sendiri karena kebodohan ini.
hingga aku mendengar sesuatu yang benar-benar menusuk relung hatiku,
4 Agustus 2011, ada seseorang dan berkata padaku kalau kekasihku 'Estu' bersama wanita lain.
andai dia tahu bagaimana aku waktu itu, seperti orang yang jatuh dari tebing jurang dan tertusuk tombak berduri di bawah lautan.
menangis yang hanya bisa ku perbuat dan tak menyangka yang terjadi.
semenjak itu tak pernah dia 'Estu' menyapaku, menanyakan kabarku, dan membuatku tersenyum dia masih mau berbicara denganku.
semenjak itu pula dia mengakhirinya, membuatku tak bisa lagi melihatnya, berbicara dengannya.
sakit? memang sakit yang teramat dalam. mungkin aku sudah terbunuh karenanya
tapi aku harus menahannya sendiri dan berusaha bangkit sendiri untuknya, menantinya dan selalu setia padanya. meski ada atau tidak ada wanita lain dihatinya. tetap ku menunggunya disini.
sungguh ku tak peduli akannya punya wanita lain, kekasih lain, akan tetap begini aku menahan kesendirian untuknya.
dan sungguh tak peduli apa yang dikata orang tentang diriku, terserah mereka berkata aku wanita bodoh, aku wanita tolol, aku wanita tak berotak. terserah! hidup ku hanyalah aku yang tahu dan jalani.
biarkan aku sendiri tanpa siapapun disini.
biarkan aku menanti dan berharap meski itu palsu.
biarkan aku berdiam diri menangis merintih.
biarkan aku! biarkan aku! biarkan aku sampai akhir.....
karena yang tahu bagaimana aku mencintainya cuma aku, cuma aku. walau aku tahu dia takkan kembali lagi dan pergi selamanya.