hari ini
langit gelap, matahari bersembunyi
dan tetesan air hujan turun
sunyi,
hening,
dan terdiam aku disini
hanya bisa melihat dan menatap
teriakan air hujan itu
dan kemudian
aku duduk diluar
merasakan teriakan air hujan itu
ternyata
teriakan air hujan itu sama seperti teriakan hatiku
semakin deras hujan turun
semakin deras juga air mataku berlinang
disini,
sekarang,
aku merasakan semuanya
berartinya dirimu
berharganya dirimu
untukku
hidupku
perantara teriakan air hujan itu
TUHAN, menjawabku
bahwa kau untukku
selamanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar